The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Leaderboard Ads
Larangan Penggunaan Plastik Berlaku Besok, Apa Upaya yang Sudah Dilakukan Pemprov DKI?
Ilustrasi pasar tradisional. (freepik)
News

Larangan Penggunaan Plastik Berlaku Besok, Apa Upaya yang Sudah Dilakukan Pemprov DKI?

Menyiapkan berbagai persiapan.

Selasa, 30 Juni 2020 12:44 WIB 30 Juni 2020, 12:44 WIB

INDOZONE.ID - Larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan, toko swalayan, hingga pasar rakyat di DKI Jakarta akan berlaku mulai besok, Rabu 1 Juli 2020.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan menjelang penerapan aturan ini. Serta melakukan sosialisasi yang gencar.

Seperti menyebarluaskan Surat Edaran Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, serta poster, banner, dan spanduk imbauan kepada pengelola pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat.

"Kami juga melakukan sosialisasi dan edukasi melalui talkshow, dan media massa baik cetak, online, maupun televisi. Dinas LH juga melakukan monitoring dan sosialisasi langsung ke sebanyak 85 lokasi pusat perbelanjaan atau mal, toko swalayan sebanyak 2.000 lebih lokasi, dan pasar rakyat sebanyak 158 lokasi," kata Andono di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Andono menuturkan, sosialisasi melalui Surat Edaran juga diberikan kepada Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan  Indonesia (APPBI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), dan tiga kantor pusat toko swalayan besar.

Kata dia, Kantong Belanja Ramah Lingkungan (KBRL) adalah kantong belanja guna ulang yang dapat terbuat dari bahan apapun baik daun kering, kertas, kain, polyester dan turunannya maupun materi daur ulang, memiliki ketebalan yang memadai, dapat didaur ulang serta dirancang untuk dapat digunakan berulang kali.

Menurutnya, peraturan ini sejalan dengan prinsip membangun Jakarta dengan sehat, aman dan produktif. Masyarakat didorong membawa tas dan wadah sendiri agar mereka semakin peduli terhadap keselamatan dan kelestarian lingkungan.

"Peraturan ini juga menciptakan kesempatan bagi UMKM untuk memproduksi tas guna ulang yang ramah lingkungan, mendayagunakan kearifan lokal, dan menumbuhkan kreatifitas desainer lokal, sebagai pengganti kresek," pungkasnya.

Adapun terkait aturan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) 142/2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat yang akan berlaku efektif per 1 Juli 2020.


Artikel Menarik Lainnya:

Fahmy Fotaleno
Yulia Marianti
Murti Ali Lingga
Ads
Ads
JOIN US
JOIN US