The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Leaderboard Ads
Mobil Alphard Via Vallen Dibakar, Tetangga Pernah Sakit Hati Di-PHK Akibat Curhatan Corona
Mobil Alphard Via Vallen dibakar oleh orang tidak dikenal. (Instagram/Via Vallen)
News

Mobil Alphard Via Vallen Dibakar, Tetangga Pernah Sakit Hati Di-PHK Akibat Curhatan Corona

Selasa, 30 Juni 2020 10:31 WIB 30 Juni 2020, 10:31 WIB

INDOZONE.ID - Sebelum Mobil Alphard warna putih milik Via Vallen dibakar oleh orang lain, dia pernah curhat soal tetangganya yang diberhentikan dari pekerjaannya gara-gara adiknya yang positif Corona beberapa waktu lalu.

Mungkinkah ada orang yang sakit hati hingga membuat pelaku nekat membakar mobil Via Vallen seperti pengakuannya di dalam Instastory miliknya?

Hingga saat ini motif pelaku masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

Terduga pelaku sudah diamankan oleh pihak berwajib. Namun kepolisian Sidoarjo masih mendalami motif, polisi masih belum bisa menyimpulkan, kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji.

Penyanyi dangdut Via Vallen baru saja terkena musibah. Mobil Alphard miliknya dibakar orang pada Selasa (30/6/2020) dini hari tadi. 

Dalam video yang dibagikan di Instagram Story @viavallen, terlihat mobil berwarna putih itu terbakar di gang rumah daerah Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.

Api menyala cukup besar di mobil tersebut. Kemudian terdengar ledakan dari mobil hingga membuat kaget warga di sekitar lokasi.

Sebelumnya terkait dengan kabar tetangganya dirumahkan dari tempatnya bekerja pernah disampaikan Via Vallen.

Kabar tersebut diunggah Via di Instagramnya pada Selasa malam (2/6/2020). Si Ratu Koplo mengunggah cuplikan layar percakapan antara tetangganya itu dengan seseorang.

"Adik e via valen sing kenek corona aq kenek dampak e diliburno pabrik (adiknya Via Valen yang kena corona aku yang kena dampaknya diliburkan pabrik)," tulis tetangganya itu.

Instagram
Kata tetangga Via Vallen soal dirinya diliburkan oleh pabrik tempat tetangganya bekerja. (Foto: Instagram/Via Vallen)

Apa yang dialami tetanggnya itu membuat Via Vallen merasa serbasalah. Dia sama sekali tidak menyangka curhatannya bakal berdampak seperti itu.

"Apa bener kebijakan dr pabrik seperti itu??? ( maaf, krn sy tidak tau aturannya seperti apa ) Lalu sumbernya dr mana jika RT tidak lapor ke pabrik? Apakah dr postingan di IGku? Seharusnya kroscek dulu lahh, adekku positifnya sudah lebih dari 1 BULAN YANG LALU!! Kasian kan kalo cm gara2 postinganku mereka jd kehilangan pekerjaan yg jd mata pencahariannya sehari harii ????," tulis Via.

Instagram
Kata tetangga Via Vallen soal dirinya diliburkan oleh pabrik tempat tetangganya bekerja. (Foto: Instagram/Via Vallen)

Via merasa, kebijakan pabrik tempat tetangganya itu bekerja tidak masuk akal.

"Yg harusnya dpt tambahan dr lembur, akhirnya malah ga dapet apa apa ???? Mereka yg kalian berhentikan dr pekerjaannya loh gak satu rumah sama adekku,Kenapa jadi kaya gitu dampaknya??? Sampe segitunya kah??? Apakah kita harus diam kalo terpapar agar TIDAK MERUGIKAN ORANG LAIN??? Kondisi sekarang itu udh susahh, mbokya jangan malah bikin orang tambah susah ????????" katanya lagi.

Adapun dalam curhatan yang diunggah Via pada Minggu malam (24/5/2020), ia menulis bahwa adiknya ternyata positif Corona setelah menjalani tes Swab. Padahal adiknya segar bugar dan sehat walafiat, dan saat rapid tes dua kali, adiknya non-reaktif atau negatif.

"Setelah menunggu 10 harii, ternyata hasilnya POSITIF Dan dr dinkes ada yg lapor ke RT buat bantu ngawasin adekku ( diluar sepengetahuan keluarga krn aq blm tau kalo adekku positif )" tulis Via.

Via mulai curiga bahwa adiknya terjangkit Covid-19 sejak menyadari kalau adiknya rutin mengantar-jemput pacarnya yang bekerja di sebuah mal di Surabaya. 

"Nah kesimpulannya, adekku yg jelas2 tidak dianjurkan swab krn hasil rapid tesnya NON REACTIVE, tapi krn paksaanku untuk swab demi keamanan orang tuaku dan hasilnya ternyata POSITIF GIMANA KALO SEANDAINYA WAKTU ITU AKU MANUT AJA SAMA PETUGAS DI RS BUAT TIDAK MELAKUKAN SWAB??? Adekku bakal msh bebas kelayapan dan antar jemput pacarnya di mall dan bebas aktifitas dirumah dan beresiko besar menularkan," katanya.

Artikel Menarik Lainnya

Fahrizal Daulay
Ads
Ads
JOIN US
JOIN US